Warga Sampit berhasil menggagalkan aksi pencurian laptop setelah pelaku terkepung di rumah kosong usai pengejaran.
KOTAWARINGIN TIMUR – Respons cepat warga menggagalkan aksi pencurian tas berisi laptop di kawasan Jalan Tjilik Riwut, Sampit, Rabu (29/04/2026). Pelaku yang sempat melarikan diri akhirnya berhasil diamankan setelah terkepung di sebuah rumah kosong tidak lama usai kejadian.
Peristiwa tersebut terjadi di Toko Vavor, ketika seorang pria tak dikenal diduga berpura-pura singgah di teras sebelum memanfaatkan kelengahan karyawan untuk mengambil tas berisi laptop. Aksi itu segera diketahui korban yang langsung melakukan pengejaran sambil meminta bantuan warga sekitar.
Pengejaran berlangsung hingga ke kawasan Jalan Kaca Piring. Warga yang mendengar teriakan korban turut membantu hingga pelaku yang panik memilih bersembunyi di sebuah rumah kosong. Namun upaya tersebut gagal setelah warga lebih dulu mengepung lokasi.
“Dia sempat sembunyi, tapi warga sudah mengepung. Jadi tidak bisa ke mana-mana lagi,” ujar salah satu warga, sebagaimana diberitakan Kalamanthana, Rabu (29/04/2026).
Pelaku kemudian diamankan tanpa perlawanan berarti. Barang bukti berupa satu unit laptop yang sebelumnya dicuri juga berhasil ditemukan dan diamankan.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kotawaringin Timur (Kotim) Resky Maulana Zulkarnain melalui Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Kotim Edy Wiyoko membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pelaku telah diserahkan warga kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
“Pelaku sudah diamankan bersama barang bukti. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” jelasnya.
Polisi mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu mengungkap tindak kejahatan. Meski demikian, warga diimbau tetap mengutamakan keselamatan dan segera melaporkan kejadian kriminal kepada aparat berwenang.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di lingkungan usaha maupun ruang publik. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan