Kebakaran Rumah di Kobar, Petugas Padamkan Api dalam 30 Menit

Kebakaran rumah warga di Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai, berhasil dipadamkan sekitar 30 menit setelah petugas Damkar Kobar tiba di lokasi.

KOTAWARINGIN BARAT – Respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil mencegah kebakaran rumah warga di Jalan Meden Rukun Tetangga (RT) 03, Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai, meluas ke bangunan lain, Jumat (29/05/2026) dini hari.

Kebakaran tersebut menimpa rumah milik Mat Amin, seorang petani yang tinggal di Jalan Meden RT 03, Desa Sungai Tendang. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Laporan kebakaran diterima Markas Komando (Mako) Damkar Kobar pada pukul 04.17 WIB melalui pesan WhatsApp dari warga bernama Gina Safitri, sebagaimana diberitakan MMC Kobar, Jumat (29/05/2026).

Setelah menerima laporan, Regu II piket malam langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 04.20 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 04.35 WIB dan segera melakukan pemadaman sesuai prosedur operasional standar atau standard operating procedure (SOP).

Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 30 menit. Proses penanganan di lokasi dinyatakan selesai pada pukul 05.05 WIB.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Dinas Damkar dan Penyelamatan Kobar Fahliansyah mengatakan, kecepatan respons menjadi faktor penting dalam mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.

“Begitu laporan diterima, personel langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman sesuai SOP yang berlaku. Alhamdulillah api dapat segera dikendalikan sehingga tidak merambat lebih luas,” ujar Fahliansyah.

Dalam penanganan kebakaran itu, Damkar Kobar mengerahkan tiga unit armada, yakni satu unit supply kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 013, satu unit 08, dan satu unit 15. Pemadaman juga dibantu pihak Kecamatan Kumai, Kepolisian Sektor (Polsek) Kumai, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Cuaca cerah saat kejadian turut membantu proses pemadaman. Kondisi tersebut membuat petugas lebih cepat mengendalikan api dan mengamankan area sekitar rumah yang terbakar.

Fahliansyah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hingga dini hari ketika sebagian besar warga sedang beristirahat.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan kompor dan sumber api dalam kondisi aman, serta segera melapor apabila melihat potensi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga agar tidak menunda laporan ketika melihat tanda-tanda kebakaran. Kecepatan informasi dari masyarakat dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih awal dan menekan risiko kerugian yang lebih besar. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com