Seorang pria tanpa identitas ditemukan tidak sadarkan diri di pinggir Jalan G. Obos 10, Palangka Raya, lalu dievakuasi ke RSUD Doris Sylvanus sebelum dikabarkan meninggal dunia.
PALANGKA RAYA – Penemuan seorang pria tanpa identitas dalam kondisi tidak sadarkan diri di pinggir Jalan G. Obos 10, Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya, memicu perhatian warga dan pengguna jalan, Jumat (29/05/2026) sekitar pukul 10.40 WIB. Pria tersebut kemudian dievakuasi ke rumah sakit, tetapi dikabarkan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.
Korban ditemukan tepat di seberang gerbang masuk kawasan Perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya. Saat pertama kali ditemukan warga, tubuh korban terlihat kaku dan tidak bergerak di pinggir jalan.
Informasi penemuan pria itu sebelumnya beredar melalui grup WhatsApp relawan kemanusiaan disertai video singkat dari lokasi kejadian, sebagaimana diwartakan Tabengan, Jumat, (29/05/2026). Rekaman tersebut menyebutkan adanya seorang pria yang tergeletak dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan pendek berwarna cokelat muda dengan kaus merah di bagian dalam. Namun, pria tersebut hanya mengenakan celana dalam berwarna cokelat tanpa celana panjang.
Kondisi itu sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi padat karena banyak warga berhenti untuk melihat kejadian. Sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berada di sekitar lokasi turut mengatur arus kendaraan dan meminta warga tidak berkerumun.
Salah seorang mahasiswa yang melintas di lokasi, Joshua, mengaku awalnya mengira telah terjadi kecelakaan lalu lintas. Namun, setelah mendekat, ia melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan.
“Saya kira ada kecelakaan lalu lintas karena jalur ini memang cukup rawan. Setelah mendekat ternyata ada seorang pria tergeletak tidak bergerak,” ujarnya
Warga sekitar lainnya, yang biasa disapa Indu Lia, mengaku tidak mengenali pria tersebut. Ia juga memastikan korban bukan warga di lingkungan sekitar lokasi penemuan.
Mendapat laporan warga, tim medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Palangka Raya mendatangi lokasi menggunakan ambulans untuk melakukan penanganan awal. Korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya.
Evakuasi dilakukan untuk memberikan penanganan medis lebih lanjut sekaligus pemeriksaan guna mengetahui penyebab pasti kondisi korban. Namun, berdasarkan kabar yang beredar, nyawa korban tidak terselamatkan dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Hingga berita ini diturunkan, identitas pria tersebut masih belum diketahui. Dugaan sementara, korban merupakan tunawisma atau penyintas Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), tetapi hal itu masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan