gambar ilustrasi

Pencarian Lansia di Bartim Berakhir Duka Setelah Sembilan Hari

Seorang lansia asal Desa Wuran, Bartim, ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan dan semak belukar setelah sembilan hari dilaporkan hilang.

BARITO TIMUR – Pencarian terhadap RS, perempuan lanjut usia berusia 73 tahun asal Desa Wuran, Rukun Tetangga (RT) 02, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur (Bartim), berakhir duka setelah korban ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan dan semak belukar, Minggu (24/05/2026) sekitar pukul 14.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak 15 Mei 2026. Keluarga bersama warga desa telah melakukan pencarian selama sembilan hari, tetapi belum menemukan keberadaan korban hingga akhirnya jasadnya ditemukan di area semak yang cukup jauh dari permukiman warga.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat. Personel Kepolisian Resor (Polres) Bartim dan Kepolisian Sektor (Polsek) Dusun Tengah kemudian mendatangi lokasi kejadian. Evakuasi juga melibatkan Komando Rayon Militer (Koramil) serta perangkat desa setempat.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bartim Eddy Santoso melalui Perwira Pengawas (Pawas) Albertus C. Dwi M. membenarkan adanya penemuan jasad tersebut, sebagaimana diberitakan Intas Kalimantan, Minggu (24/05/2026).

“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara awal. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan visum et repertum untuk memastikan penyebab kematian,” ujar Iptu Albertus.

Pihak keluarga yang berada di lokasi telah memastikan identitas korban. Setelah proses evakuasi, jenazah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan visum et repertum guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bartim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat menyampaikan informasi tambahan apabila mengetahui hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar, terutama karena proses pencarian telah dilakukan selama berhari-hari sebelum korban akhirnya ditemukan. Aparat berharap penyelidikan dapat segera memperjelas penyebab kematian korban dan memberi kepastian bagi keluarga. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com