PT KAI Hentikan Sementara Kereta Pascagempa Jember

Gempa bumi yang mengguncang wilayah tenggara Jember membuat operasional kereta api di Daop 9 Jember dihentikan sementara untuk pemeriksaan jalur demi keselamatan perjalanan.

BANYUWANGI – Operasional perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember sempat dihentikan sementara setelah gempa bumi mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), Selasa (26/05/2026) sore.

Penghentian sementara dilakukan sebagai langkah antisipasi guna memastikan kondisi jalur rel tetap aman dilalui pascagempa. Sejumlah perjalanan kereta diperiksa sebelum kembali dioperasikan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa awalnya tercatat bermagnitudo 5,1 sebelum diperbarui menjadi magnitudo 4,8. Gempa terjadi sekitar pukul 15.39 WIB dengan pusat berada 94 kilometer tenggara Jember pada kedalaman 10 kilometer. Getaran gempa turut dirasakan hingga wilayah Banyuwangi.

Manager Hukum dan Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, setelah gempa dirasakan, Pusat Pengendali Operasional Kereta Api (Pusdalopka) langsung melakukan koordinasi dengan seluruh petugas stasiun di lintas Pasuruan hingga Ketapang.

Langkah koordinasi dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan pada jalur rel, jembatan, maupun fasilitas operasional lain yang dapat membahayakan perjalanan kereta api.

Situasi tersebut sebagaimana diberitakan Detikcom, Selasa (26/05/2026), yang menyebut penghentian sementara dilakukan demi memastikan keselamatan perjalanan kereta setelah gempa mengguncang wilayah Jember dan sekitarnya.

Hingga proses pemeriksaan selesai, operasional kereta api di wilayah Daop 9 Jember kembali berjalan normal. Tidak ada laporan kerusakan besar maupun korban akibat gempa tersebut di jalur perkeretaapian. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com