gambar ilustrasi

Mobil Bermuatan BBM Terbakar, Warung Sayur Warga Ikut Dilalap Api

Mobil pikap bermuatan BBM terbakar di Jalan Tjilik Riwut Km 94, Desa Pundu, Cempaga Hulu, hingga menghanguskan kendaraan dan warung warga dengan kerugian sekitar Rp210 juta.

KOTAWARINGIN TIMUR
– Kepanikan warga pecah setelah satu unit mobil pikap bermuatan bahan bakar minyak (BBM) terbakar di Jalan Tjilik Riwut Km 94, Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (19/05/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi satu mobil pikap dan sebuah warung sayur milik warga hangus terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp210 juta.

Kebakaran bermula saat mobil pikap yang datang dari arah Pangkalan Bun melintas di kawasan tanjakan. Mobil tersebut diketahui hendak mengantar BBM ke wilayah pedalaman, sebagaimana dilansir Sumber Berita, Selasa, (19/05/2026).

Seorang saksi mata, Yahya, mengatakan awalnya ia berada di belakang mobil pikap tersebut. Ia melihat kepulan asap putih tipis keluar dari kendaraan, tetapi sempat mengira asap itu berasal dari truk pengangkut minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang juga melintas di sekitar lokasi.

“Pas di tanjakan itu ada kukus putih tipis. Saya kira asap dari mobil CPO yang lewat. Setelah selesai tanjakan saya lihat ternyata mobil CPO itu tidak berasap,” ujarnya.

Merasa curiga, Yahya kemudian membunyikan klakson panjang untuk memberi tahu sopir pikap. Namun, pengemudi diduga belum menyadari kondisi kendaraannya. Saat memasuki tanjakan kedua, Yahya menyalip kendaraan itu dan meminta sopir menepi untuk memeriksa bagian bawah mobil.

“Pas kami periksa ternyata di bawah mesin sudah ada api kecil, seperti plastik terbakar menitik-nitik. Tidak lama kemudian kami mulai panik karena api makin terlihat,” katanya.

Yahya bersama warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan air seadanya dari sekitar lokasi. Sejumlah warga juga datang membantu dengan membawa alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kobaran api cepat membesar sehingga kendaraan tidak lagi bisa didekati.

“Tidak lama saya dengar ledakan pertama. Setelah meledak itu mobil langsung maju sendiri sekitar sembilan meter ke depan,” ungkap Yahya.

Api kemudian menghanguskan mobil pikap tersebut dan merembet ke warung sayur milik warga bernama Edi yang berada di dekat lokasi kejadian. Berdasarkan data petugas Pos Sektor Kecamatan Cempaga Hulu, kerugian akibat kebakaran itu terdiri dari kerusakan warung sekitar Rp60 juta dan mobil pikap sekitar Rp150 juta.

Petugas masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kondisi kendaraan, terutama bagi kendaraan bermuatan BBM yang melintas di jalur tanjakan dan kawasan permukiman. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com