ilustrasi

Tandu Jadi Andalan Warga Sakit di Pedalaman Nunukan

Kendaraan roda empat belum dapat menjangkau Desa Wa’yagung sehingga warga yang sakit harus ditandu melewati jalan setapak sebelum memperoleh pelayanan kesehatan.

NUNUKAN – Keterbatasan akses jalan menuju Desa Wa’yagung, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, mengancam keselamatan warga yang membutuhkan pertolongan medis. Pasien terpaksa ditandu melewati jalan setapak karena kendaraan roda empat belum dapat menjangkau desa tersebut.

Kondisi itu kembali terlihat ketika seorang warga yang sakit harus ditandu dari kawasan persawahan menuju rumahnya di Desa Wa’yagung. Peristiwa serupa disebut telah berulang kali terjadi akibat belum tersedianya akses jalan yang memadai.

Kepala Kecamatan (Camat) Krayan Timur Marjuni mengatakan, akses menuju Desa Wa’yagung masih berupa jalan setapak. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi pasien bergantung pada tenaga warga yang mengangkat tandu secara bergantian.

“Jalan menuju Wa’yagung masih berupa jalan setapak. Kalau ada warga sakit, mereka harus ditandu karena kendaraan tidak bisa masuk,” ucap Marjuni, sebagaimana diberitakan Radar Tarakan, Senin, (13/07/2026).

Persoalan akses tidak hanya memperlambat mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menghambat penanganan pasien dalam kondisi darurat. Pasien harus melewati perjalanan panjang sebelum memperoleh pemeriksaan dan perawatan di fasilitas kesehatan.

“Kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Di Krayan ini persoalannya akses jalan. Ini persoalan mendasar yang belum terselesaikan dan terus mengancam keselamatan masyarakat, terutama saat ada warga yang sakit,” kisahnya.

Warga yang membutuhkan pertolongan medis biasanya lebih dahulu dibawa menuju Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) Long Umung. Apabila membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien dirujuk ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Long Bawan di Krayan atau Rumah Sakit (RS) Pratama Krayan Barat.

Namun, perjalanan menuju fasilitas kesehatan tersebut menghadapi kendala karena akses dari dan menuju Desa Wa’yagung hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Pada sejumlah titik, longsoran juga memperburuk kondisi jalan, terutama ketika musim hujan.

“Akses menuju Wa’yagung hingga kini hanya dapat dilalui sepeda motor. Distribusi barang kebutuhan masyarakat pun sepenuhnya mengandalkan kendaraan roda dua. Bahkan, di beberapa titik menuju desa masih terdapat longsoran yang semakin memperparah kondisi jalan, terutama saat musim hujan,” kisahnya.

Buruknya akses juga berdampak pada distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Seluruh pengangkutan barang menuju Desa Wa’yagung masih mengandalkan sepeda motor karena kendaraan roda empat tidak dapat memasuki wilayah tersebut.

Marjuni menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah membangun sebuah jembatan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Perbaikan jalan juga pernah dilakukan, tetapi pengerjaannya belum mencapai Desa Wa’yagung.

Sementara itu, ruas jalan nasional di Krayan Timur telah memperoleh alokasi anggaran pemeliharaan pada 2026 dan sedang dikerjakan oleh kontraktor. Perbaikan tersebut memberikan harapan bagi peningkatan konektivitas wilayah, tetapi belum menyentuh jalur menuju Desa Wa’yagung yang dinilai paling mendesak.

Kondisi jalan di wilayah Krayan juga menjadi persoalan yang meluas. Kerusakan parah turut terjadi di Krayan Selatan dan Krayan Tengah sehingga menghambat mobilitas masyarakat serta akses terhadap berbagai pelayanan dasar.

“Warga berharap akses jalan menuju Wa’yagung segera diperbaiki agar dapat berfungsi dengan baik. Persoalan utama di Krayan tetap sama, yaitu akses jalan. Selama itu belum tuntas, masyarakat akan terus kesulitan mendapatkan pelayanan dasar, termasuk layanan kesehatan,” pungkasnya.

Perbaikan akses menuju Desa Wa’yagung diharapkan menjadi prioritas Pemkab Nunukan dan pemerintah pusat. Jalan yang dapat dilalui kendaraan tidak hanya dibutuhkan untuk memperlancar distribusi barang, tetapi juga menentukan kecepatan pertolongan medis dan keselamatan warga dalam situasi darurat. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com