Pemkab Melawi menggali pengalaman Kapuas Hulu dalam penyelenggaraan MTQ Kalbar 2025 sebagai bekal menjadi tuan rumah MTQ Kalbar 2028.
KAPUAS HULU – Keberhasilan Kabupaten Kapuas Hulu menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) 2025 menjadi rujukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi dalam menyiapkan pelaksanaan MTQ Kalbar 2028.
Rombongan Pemkab Melawi menggelar koordinasi dan berbagi informasi bersama Pemkab Kapuas Hulu di Ruang Rapat Bupati Kapuas Hulu, Gedung Pelayanan Satu Atap (GPSA), Selasa (19/05/2026). Pertemuan itu difokuskan pada pengalaman teknis penyelenggaraan MTQ, mulai dari perencanaan, pelayanan peserta, koordinasi lintas instansi, hingga antisipasi berbagai kendala di lapangan.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu Sukardi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Hulu Ambrosius Sadau, kepala perangkat daerah, serta pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kapuas Hulu. Dari Pemkab Melawi, rombongan dipimpin Asisten I Kabupaten Melawi Jaya Sutardi bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pengurus LPTQ Melawi.
Mengawali rapat koordinasi, Wabup Kapuas Hulu Sukardi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada rombongan Pemkab Melawi. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama antardaerah, terutama dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan berskala provinsi.
Asisten I Kabupaten Melawi Jaya Sutardi mengatakan, Melawi datang ke Kapuas Hulu karena daerah itu dinilai berhasil memberikan pelayanan dan mengelola pelaksanaan MTQ Kalbar 2025. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi Melawi sebelum menjadi tuan rumah MTQ Kalbar 2028.
“Kami melihat secara langsung bagaimana atmosfer pelayanan yang diberikan oleh Kapuas Hulu pada pelaksanaan MTQ Kalbar 2025 kemarin. Karena itu kami ingin memperoleh pengalaman mulai dari tahap persiapan hingga berbagai hambatan yang dihadapi, sehingga dapat menjadi bekal bagi Melawi sebagai tuan rumah MTQ Tahun 2028 mendatang,” ujarnya, sebagaimana dilansir Sumber Berita, Selasa (19/05/2026).
Dalam forum tersebut, sejumlah kepala OPD Kapuas Hulu yang sebelumnya menjadi koordinator bidang pada MTQ Kalbar 2025 memaparkan strategi, pola kerja, serta kiat pelaksanaan kegiatan. Materi yang dibagikan meliputi mekanisme koordinasi antarinstansi, pelayanan peserta dan tamu daerah, kesiapan lokasi kegiatan, media dan publikasi, hingga upaya menciptakan pelaksanaan MTQ yang tertib, nyaman, dan berkesan.
Pemkab Kapuas Hulu berharap koordinasi dan silaturahmi seperti itu terus berlanjut. Kerja sama antardaerah dinilai penting untuk memperkuat pembangunan bidang keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan di Kalbar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Melawi yang telah berkunjung ke Kapuas Hulu. Mudah-mudahan apa yang sudah dipaparkan hari ini dapat bermanfaat bagi kita semua,” ujar Sukardi.
Sukardi menegaskan, keberhasilan MTQ tingkat provinsi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga kekompakan seluruh pihak yang terlibat.
“Dalam pelaksanaannya nanti semua harus kompak, saling bekerja sama, serta menjaga komunikasi yang baik dari semua pihak. Semoga apa yang disampaikan hari ini dapat dipahami dan menjadi bekal untuk menyukseskan MTQ Tahun 2028,” tambahnya. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan