Pemkab Malinau meminta peserta Konda X GKII Daerah Pujungan menjaga persaudaraan dan memberikan dukungan penuh kepada kepengurusan terpilih periode 2026–2031.
MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau mengingatkan peserta Konferensi Daerah (Konda) X Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Pujungan agar perbedaan pilihan dalam menentukan kepengurusan periode 2026–2031 tidak memutus persaudaraan dan mengganggu keberlanjutan pelayanan gereja.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau Ernes Silvanus saat mewakili Bupati Malinau membuka Konda X GKII Daerah Pujungan 2026, Selasa (14/07/2026). Konferensi berlangsung pada 14–18 Juli 2026.
Selain memilih kepengurusan baru, konferensi diarahkan menjadi ruang evaluasi dan refleksi untuk memperkuat pelayanan, persatuan jemaat, serta peran gereja dalam membangun karakter generasi muda.
Dalam sambutan Bupati Malinau yang dibacakannya, Ernes meminta seluruh peserta mengedepankan kepentingan pelayanan dan kebersamaan selama proses konferensi. Dukungan terhadap pemimpin terpilih dinilai penting agar program organisasi dapat dilanjutkan secara berkesinambungan.
“Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin GKII Daerah Pujungan periode 2026–2031 diharapkan mendapat dukungan penuh demi keberlanjutan pelayanan dan kebersamaan,” ujarnya.
Konferensi tersebut mengangkat tema “Bertumbuh Bersama” yang bersumber dari Efesus 4:15–16. Tema itu dimaknai sebagai ajakan untuk saling menopang, membimbing, berbagi pengetahuan, serta menghadirkan kepemimpinan yang melayani dan bukan untuk dilayani.
Pemkab Malinau menilai pertumbuhan organisasi keagamaan tidak hanya dapat diukur dari peningkatan jumlah anggota atau besarnya organisasi. Pertumbuhan juga harus terlihat dari semakin kuatnya kasih, persatuan, kepedulian, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Konda X GKII Daerah Pujungan juga diharapkan menghasilkan keputusan yang mampu memperkuat peran gereja dalam mendampingi generasi muda dan membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Pelaksanaan konferensi dan pesan Pemkab Malinau tersebut, sebagaimana diberitakan Portal Malinau, Rabu, (15/07/2026), menempatkan persatuan sebagai landasan utama dalam proses pergantian kepemimpinan GKII Daerah Pujungan.
Semangat “Bertumbuh Bersama” diharapkan tidak berhenti sebagai tema konferensi, tetapi diwujudkan melalui pelayanan di lingkungan keluarga, jemaat, dan masyarakat sehingga gereja dapat berkontribusi dalam pembangunan Malinau. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan