Pemkab Kubar melalui Dinas PUPR menggelar Forum Jasa Konstruksi 2026 untuk memperkuat kompetensi SDM, kepatuhan regulasi, perlindungan tenaga kerja, dan akuntabilitas pembangunan daerah.
KUTAI BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) mendorong pelaku jasa konstruksi memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM), kepatuhan regulasi, dan akuntabilitas pekerjaan pembangunan melalui Forum Jasa Konstruksi 2026. Kegiatan yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kubar itu berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Rabu (20/05/2026).
Forum tersebut menjadi ruang pembinaan bagi pelaku jasa konstruksi, badan usaha, asosiasi, tenaga kerja konstruksi, lembaga pendidikan dan pelatihan, serta para pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini juga diikuti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak kecamatan, dan pelaku rantai pasok jasa konstruksi di Kubar.
Kegiatan dibuka Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kubar Yuli Permata Mora yang hadir mewakili Bupati Kubar. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa sektor jasa konstruksi memegang peran penting dalam memastikan pembangunan daerah berjalan berkualitas dan berkelanjutan, sebagaimana dilansir Kominfokubar, Rabu, (20/05/2026).
Menurut Yuli, pekerjaan konstruksi harus disiapkan secara matang, memenuhi spesifikasi, serta dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa anggaran pembangunan berasal dari masyarakat sehingga seluruh prosesnya harus dijalankan secara profesional.
“jasa konstruksi harus benar-benar dipersiapkan dan mampu beradaptasi agar dapat menjawab kebutuhan pembangunan secara profesional dan berkualitas,” tegasnya.
Yuli berharap forum tersebut mampu memperkuat kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, dan seluruh pemangku kepentingan jasa konstruksi. Sinergi itu dinilai penting agar pelaksanaan pembangunan di Kubar semakin tertib dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui forum ini diharapkan dapat memberikan manfaat, menambah wawasan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan jasa konstruksi dalam mendukung pembangunan Kutai Barat yang lebih baik,” tambahnya.
Sekretaris Dinas PUPR Kubar Ireneus Rafael dalam laporan panitia menyampaikan bahwa forum tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku jasa konstruksi terhadap regulasi dan kebijakan di bidang jasa konstruksi. Selain itu, kegiatan ini diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas SDM konstruksi di daerah.
Menurut Ireneus, forum juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, asosiasi, badan usaha, dan tenaga kerja konstruksi. Dengan demikian, penyelenggaraan jasa konstruksi di Kubar diharapkan semakin tertib, profesional, transparan, dan akuntabel.
Forum Jasa Konstruksi 2026 menghadirkan sejumlah narasumber dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin, Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Bank Kaltimtara, serta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Melalui forum tersebut, peserta mendapat penguatan pemahaman mengenai peningkatan kapasitas SDM konstruksi, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan tenaga kerja, hingga dukungan sektor perbankan terhadap pembangunan jasa konstruksi daerah. Pemkab Kubar berharap pembinaan ini dapat memperkuat kualitas layanan konstruksi sekaligus mendukung pembangunan daerah yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan